Pernah melihat orang yang kalah judi buntut, bersedih atas ketidak-berhasilannya menebak angka? Hampir tidak pernah pejudi buntut yang bermurung atas atas ketidak-berhasilannya itu. Justru sebaliknya, mereka malah bercerita dengan bangganya bahwa mereka hampir berhasil menebak, entah angka tebakannya terbalik, kurang satu angka dll.
Bagaimanakah perasaan anggota suatu kesebelasan sepak-bola suatu desa mendapat tawaran bertanding dengan kesebelasan tingkat dunia? Apakah mereka akan menerima tawaran tersebut? Mereka kan pasti akan kalah. Kita yakin sangat mungkin mereka akan menerima tawaran walaupun dapat dipastikan mereka akan kalah.
Kekalahan menghadapi kesebelasan tingkat dunia bagi mereka bukanlah suatu hal menyedihkan. Pertandingan tersebut walaupun berakhir dengan kekalahan bagi mereka, justru bagi mereka pertandingan tersebut adalah suatu sangat menggembirakan.
Kekalahan tidak selalu berarti kegagalan, para penjudi buntut telah merubah kriteria kesuksesan dari "benar menebak" menjadi "hampir benar menebak". Karena mereka tahu, kemungkinan mereka untuk menebak angka dengan benar, sangat kecil.
Begitu juga kesebelasan desa tersebut, mereka telah merubah kriteria kesuksesan dari menang (seperti lazimnya peserta pertandingan) menjadi bisa bertanding & berfoto dengan kesebelasan tingkat dunia. Karena mereka sangat yakin mereka tidak akan memenangkan pertandingan.
Mereka tentu memahami, Prestasi = f[motivasi x kompetensi x kesempatan]. Sebuah prestasi ditentukan oleh seberapa berartinya sebuah prestasi tersebut, bagaimana kemampuan yang dimiliki dan adakah kesempatan untuk berprestasi. "Benar menebak" atau "memenangkan pertandingan" jelas tidak akan tercapai. Oleh karenanya mereka merubah kriteria prestasi menjadi "hampir benar menebak" atau "bisa bertanding" sesuai dengan kompetensi (kemampuan) yang mereka miliki.
Jadi jika kita sedang mengalami kekalahan, jangan langsung bersedih, coba hitung kembali, karena boleh jadi itu sebenarnya sebuah kesuksesan namun jadi tampak kegagalan karena kita telah membuat kriteria prestasi yang lebih tinggi dari kompetensi yang kita miliki dan juga kesempatan yang ada. Kekalahan yang tersembunyi. Kekalahan yang Sukses

Tidak ada komentar:
Posting Komentar